Showing posts with label pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label pengetahuan. Show all posts

Monday, January 19, 2015

Proses – Proses Perubahan Sosial dan Perubahan Budaya


Ada banyak proses terjadinya Perubahan Sosial dan Perubahan Budaya. Diantaranya adalah penyesuaian masyarakat terhadap perubahan yang ada dan ketidakserasian perubahan-perubahan sosial budaya tersebut.
Keserasian atau harmonisasi dalam masyarakat merupakan suatu keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat dalam kehidupannya. Dengan adanya keserasian dalam masyarakat dimaksudkan untuk suatu keadaan dimana lembaga masyarakat benar-benar berfungsi dan saling mengisi antara yang satu dengan yang lain. Dalam keadaan demikian, individu secara psikologis merasakan adanya pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai. Setiap kali terjadi gangguan terhadap keserasian,maka masyarakat dapat menolaknya atau mengubah susunan lembaga-lembaga kemasyarakatan dengan maksud untuk menerima unsur yang baru.
Ada kalanya juga unsur-unsur baru dan unsur-unsur lama yang bertentangan secara bersamaan mempengaruhi norma-norma dan nilai-nilai yang kemudian berpengaruh pula pada warga masyarakat. Itu berarti adanya gangguan yang berkelanjutan terhadap keserasian masyarakat. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa ada ketegangan serta kekecewaan diantara para warga yang tidak mempunyai solusi serta lembaga yang akan memecahkan masalah tersebut. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali setelah terjadi suatu perubahan, maka keadaan tersebut merupakan bentuk dari  penyesuaian masyarakat terhadap perubahan yang ada. Bila sebaliknya yang terjadi maka hal itu merupakan bentuk ketidaksesuaian yang mungkin mengakibatkan terjadinya anomie. Yaitu suatu kondisi sosial dimana terdapat kurangnya ketertiban, terutama dalam kaitannya dengan norma-norma dan nilai-nilai.
Keadaan itu akan didapat dari lembaga-lembaga kemasyarakatan dan penyesuaian individu yang ada dalam masyarakat tersebut. Dimana masyarakat berhasil menyesuaikan lembaga-lembaga kemasyarakatan dengan keadaan yang mengalami perubahan sosial dan kebudayaan. Sedangkan yang kedua menunujuk pada usaha-usaha individu untuk menyesuaikan diri dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang telah diubah atau diganti agar terhindar dari suatu proses sosial yang menjadikan  aspek tekanan batin, ketegangan, bencana batin dalam suatu sistem sosial. Proses sosial tersebut dapat kita lihat dalam bentuk perilaku menyimpang terhadap pola-pola kebudayaan yang ada. Kata lain dari bentuk perilaku tersebut adalah disorganisasi sosial, yakni gangguan dalam pola-pola dan mekanisme hubungan antara manusia. Dewasa ini disorganisasi sosial yang marak terjadi adalah meningkatnya angka perceraian dalam kehidupan keluarga. Yang merupakan suatu kegagalan dalam melaksanakan fungsi sosial.
Contoh saja yang dapat kita lihat di Minangkabau,dimana menurut tradisi wanita mempunyai kedudukan penting karena garis keturunan matrineal,terlihat adanya suatu kecenderungan dimana hubungan antara anggota keluarga lebih erat. Hubungan antara anak-anak dengan ayahnya yang semula dianggap tidak mempunyai kekuasaan apa-apa terhadap anak-anak sebab ayah dianggap sebagai orang luar cenderung menguat.
Diantaranya lembaga masyarakat itu adalah lembaga masyarakat dalam bidang pemerintahan, pendidikan, ekonomi, agama dan hiburan. Lembaga –lembaga tersebut merupakan suatu struktur yang mencakup hubungan antara lembaga-lembaga kemasyarakatan yang memiliki pola tertentu dan keserasian tertentu. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa lembaga tersebut difungsikan agar setiap perubahan yang terjadi dapat dikenal, diterima, diakui serta dipergunakan untuk semua kalangan agar mengalami perlembagaan. Seperti halnya disorganisasi.
Pada masyarakat yang sedang mengalami perubahan tertentu, tidak selalu pada perubahan-perubahan tersebut selalu mengalami keseimbangan. Melainkan ada unsur yang dapat begitu cepat berubah dan begitu lambat dalam perubahannya. Biasanya unsur yang mudah cepat berubah adalah unsur kebudayaan kebendaan dibandingkan dengan unsur rohaniah yang jauh lebih lambat. Misalkan suatu perubahan dalam bertani . Dia tidak begitu saja berpengaruh terhadap tarian-tarian tradisional akan tetapi berpengaruh terhadap sistem pendidikan anak-anak, karena memiliki hubungan erat terhadap orang yang dipekerjakan seperti tenaga-tenaga wanita pada industri dan lain-lain. Hal ini terjadi akibat ketidakserasian, maka kemungkinan besar akan terjadi kegoyahan dalam hubungan antara unsur-unsur tersebut. Sehingga keserasian masyarakat akan terganggu.
Suatu teori yang terkenal dalam sosiologi mengenai perubahan pada masyarakat adalah teori ketertinggalan budaya. Dimana teori tersebut mulai dengan kenyataannya bahwa pertumbuhan kebudayaan tidaklah selalu sama dalam keseluruhannya. Hal itu disebabkan karena perbedaan kemajuan dari berbagai bagian dalam kebudayaan suatu masyarakat. Ketertinggalan akan kebudayaan terjadi karena laju perubahan dari dua unsur masyarakat dan kebudayaan yang mempunyai korelasi tidak sebanding sehingga unsur yang satu tertinggal oleh unsur yang lain.

Perubahan Sosial dan Perubahan Budaya


 Secara umum, perubahan sosial dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau proses berubahnya struktur dan tatanan di dalam masyarakat yang meliputi pola pikir, sikap dan tingkah laku serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih bermartabat. 
Pada dasarnya setiap masyarakat yang ada di dunia ini dalam hidupnya dapat dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan. Adanya perubahan-perubahan tersebut dapat kita ketahui ketika kita bergaul dengan individu lain lalu kita bandingkan dengan menelaah terlebih dahulu suatu masyarakat pada masa sekarang yang kemudian kita bandingkan dengan keadaan masyarakat pada waktu yang lampau. Perubahan –perubahan yang terjadi di dalam masyarakat tersebut, pada dasarnya juga merupakan suatu proses yang terjadi secara terus-menerus. Hal ini berarti dapat dikatakan bahwa setiap masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan-perubahan. Hanya saja perubahan-perubahan yang terjadi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain tidak selalu sama. Hal ini dikarenakan adanya suatu masyarakat yang mengalami perubahan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan lainnya. Namun sebaliknya, adapula masyarakat yang mengalami perubahan tersebut dengan lebih lambat dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan-perubahan yang tidak menonjol atau tidak menampakkan adanya suatu perubahan. Di samping itu terdapat pula adanya perubahan-perubahan yang memiliki pengaruh luas maupun terbatas. 
Jelas bahwa perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat disebabkan oleh banyaknya faktor yang mempengaruhi. Misalnya saja karena faktor komposisi penduduk, keadaan geografis serta berubahnya sistem hubungan sosial maupun perubahan pada lembaga kemasyarakatan. Dimana segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai,sikap dan pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengertian perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencakup perubahan dalam aspek struktur dari suatu masyarakat ataupun karena terjadinya perubahan dari faktor lingkungan. 
Terkait dengan perubahan sosial dan perubahan budaya,keduanya jelaslah berbeda. Namun antara perubahan sosial dan perubahan budaya memiliki keterkaitan. Dimana suatu perubahan sosial pasti berpengaruh pada perubahan budaya, sementara budaya tidak mungkin lepas dari kehidupan sosial masyarakat. Karena itu sering disebut sebagai perubahan sosial budaya. Yang mana dari kata sosial budaya akan berguna untuk mencakup kedua perubahan tersebut. Perubahan sosial dan perubahan budaya, memiliki satu aspek yang sama yaitu kedua-duanya menyangkut perbaikan dan penerimaan cara-cara baru dan penemuan-penemuan baru bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. Perubahan sosial dan perubahan budaya, meski keduanya memiliki keterkaitan yang erat, namun dapat kita jumpai banyak perbedaan dari keduanya. Misalnya saja kita lihat terlebih dahulu dari arahnya. Dimana perubahan sosial merupakan perubahan dari segi struktur sosial dan hubungan sosial kehidupan masyarakat.  
Sedangkan perubahan budaya merupakan perubahan dalam segi budaya dalam masyarakat itu. Lalu kita lihat dari segi pengaruhnya terhadap kehidupan. Dimana perubahan sosial terjadi dalam segi pendidikan, tingkat kelahiran penduduk dan distribusi kelompok umur. Sedangkan pada perubahan budaya terjadi pada bentuk kesenian, kesetaraan gender, konsep nilai susila dan moralitas, penemuan baru dan penyebaran masyarakat. Perubahan kebudayaan ini jauh lebih luas dari perubahan sosial karena perubahan budaya meliputi banyak aspek seperti kesenian, ilmu pengetahuan teknologi dan peraturan hidup. 
Perubahan sosial biasanya memiliki beberapa ciri bahwa tidak ada masyarakat yang perkembangan berhenti pada satu titik, karena masyarakat akan mengalami perubahan yang begitu cepat atau perubahan yang begitu lambat, dan perubahan sosial berlaku secara tetap. Perubahan-perubahan itu tidak bersifat sementara maupun terpisah karena perubahan terjadi secara berurutan. Yang mana inovasi dan isu-isu akan mempengaruhi perubahan sosial. Yang kemudian perubahan sosial akan memberi akibat yang lebih luas pada pengalaman individu.

Perubahan Sosial Budaya dalam Masyarakat Akibat Arus Modernisasi Pada Era Globalisasi

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terletak di bagian timur. Bangsa Indonesia dikatakan pula sebagai bangsa yang majemuk. Istilah majemuk tersebut berawal dari terkenalnya bangsa Indonesia dengan keanekaragaman dan keunikannya. Keanekaragaman dan keunikan yang dimiliki oleh Indonesia adalah keanekaragaman budaya. Dan dikatakan bahwa Indonesia adalah bangsa yang unik, karena budaya Indonesia yang beragam. Yaitu berbeda antara satu wilayah dengan wilayah yang lain. Bahkan suatu kebudayaan yang ada pada wilayah yang satu tidak dapat dengan mudah kita temukan di wilayah yang lain, meskipun kedua wilayah tersebut berada pada satu negara. Maka dari itu Indonesia dikatakan sebagai bangsa yang unik dan untuk mengetahui, memahami serta mengenal lebih dalam lagi terkait kebudayaan, maka diharapkan kita sebagai generasi penerus untuk ikut serta melestarikan budaya bangsa Indonesia. Hal ini dirasa perlu, agar budaya bangsa Indonesia tidak mudah hilang begitu saja dan tidak mudah diakui oleh bangsa lain.

Dalam setiap kehidupan bermasyarakat pasti mengalami sebuah perubahan, entah perubahan dari dalam diri masyarakat tersebut ataupun dari masyarakat luar. Berdasarkan sifatnya, perubahan bukan hanya terjadi untuk menuju pada kemajuan namun ada juga perubahan yang menuju ke arah kemunduran. Ada kalanya perubahan tersebut berlangsung secara begitu cepat dan adapula yang berlangsung lambat. Cepatnya perubahan tersebut dikarenakan adanya penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. Dan seperti yang telah dikatakan tadi bahwa penemuan-penemuan tersebut bisa berasal dari masyarakat luar ataupun masyarakat itu sendiri. Dimana ada penyebaran kebudayaan lain ke dalam masyarakat yang bersangkutan. Penemuan-penemuan baru tersebut khususnya mengarah pada teknologi dan inovasi. Ada juga yang disebabkan oleh karena faktor jumlah penduduk yang banyak. Sedangkan perubahan yang berlangsung lambat diakibatkan karena kurangnya pergaulan masyarakat terhadap masyarakat luar. Biasanya lambatnya perubahan terjadi pada masyarakat dengan kebudayaannya yang primitive, yang hidupnya terisolasi jauh dari berbagai jalur hubungan dengan masyarakat lain diluar dunianya sendiri. Namun pada era zaman ini, banyak disebabkan karena perubahan dalam hal jumlah dan komposisi penduduknya yang minim. Disebabkan pula oleh lingkungan alam dan fisik tempat mereka tinggal. 

Dengan adanya perubahan tersebut, mereka dapat sedikit demi sedikit mengembangkan sistem-sistem kehidupan. Diantaranya sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem organisasi, sistem sosial, sistem peralatan (teknologi), sistem mata pencaharian, sistem religi dan sistem kesenian. Yang mana sistem itu dinamakan sebagai sistem kebudayaan. Kebudayaan adalah segala hal yang terkait dengan seluruh aspek kehidupan manusia dalam masyarakat tertentu yang memilikisejarah tersendiri. Dimana kebudayaan tersebut di hayati dan dimiliki oleh manusia secara bersamaan serta terikat pada ruang dan waktu sebagaimana halnya dengan subjek dan sumbernya yang tidak lain adalah manusia atau masyarakat pendukungnya. Oleh karena itu kebudayaan dikatakan sebagai keseluruhan aspek yang ada dalam kehidupan masyarakat. Maka dari itu masyarakat mengembangkan pengetahuan akan sistem-sistem, guna mengatasi kebutuhan dan kelangsungan hidupnya. Dan untuk saat ini. faktor terbesar dalam perubahan sosial adalah di era globalisasi yang penuh dengan munculnya teknologi-teknologi canggih. Dimana fakta tersebut lama kelamaan akan menggeser budaya. Jadi pada intinya perubahan sosial linear dengan perubahan budaya. Yang mana ketika terjadi perubahan sosial, maka akan terjadi perubahan budaya.